|
Jawa Tengah kembali menorehkan tinta emas dalam Pemilihan Guru, Kepala Sekolah, Pengawas Berprestasi dan Guru SLB Berdedikasi Tingkat Nasional, 11-18 Agustus 2010 di Jakarta. Dari 11 orang yang mewakili Provinsi Jawa Tengah, 7 orang mendapatkan medali, antara lain 3 emas, 2 perak dan 2 perunggu. 3 medali emas tersebut diperoleh melalui Drs. Suyanto, M.Pd, Kepala SMA Negeri 1 Kabupaten Demak, TH Sri Rahayu, S.Pd, Guru SD Negeri Mangunsari 01 Kota Salatiga dan Sri Wahyuni, M.Pd. Guru SMA Negeri 4 Kota Semarang. Sementara 2 Medali Emas diperoleh melalui Laila Kurniati, S.Ag Kepala TK Al Azhar 16 Kabupaten Cilacap dan Drs. Salimudin, M.Pd Pengawas TK/SD Kabupaten Brebes, Sedangkan 2 Medali Perunggu diperoleh melalui Sapto Legowo, S.Pd, M.Pd, Kepala SDN Peterongan 03 Kota Semarang dan Drs. Suriyanto, M.Pd Kepala SMP Negeri 1 Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Demikian dijelaskan Kepala Bidang Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan ( PPTK ) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Drs. Aufrida Kriswati, beberapa waktu lalu di ruang kerjanya. Seleksi Berjenjang Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Drs. Kunto Nugroho HP, M.Si, ketika dihubungi via telephon mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Duta Jawa Tengah yang telah mengharumkan nama Jawa Tengah di tingkat nasional, disamping seluruh elemen masyarakat Jawa Tengah yang telah memberikan do’a restu maupun dorongan moril dan spiritual, terlebih jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. “Ini adalah keberhasilan bersama seluruh elemen masyarakat Jawa Tengah. Sebab, tanpa do’a restu dan dorongan moril spiritual dari mayarakat serta izin dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, maka kejuaraan ini tidak mungkin terwujud’, jelas Drs. Kunto Nugroho HP, M.Si, seraya tak henti-hentinya memanjatkan rasa syukurnya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menurut Drs. Kunto Nugroho HP, M.Si., selama empat tahun terakhir dalam Pemilihan Guru, Kepala Sekolah, Pengawas Berpretasi dan Guru PLB Berdedikasi Tingkat Nasional tersebut, Jawa Tengah nyaris menyabet juara umum secara berturut-turut, yaitu tahun 2007 dan 2008 keluar sebagai juara umum, Tahun 2009 Jawa Tengah sebagai juara dua dan tahun 2010 sebagai juara umum. Menurut Drs. Kunto Nugroho HP, M.Si, keberhasilan tersebut tidak lepas dari upaya pembinaan yang sudah mentradisi yaitu seleksi secara berjenjang, dari tingkat sekolah, ke tingkat kecamatan, kabupaten dan provinsi. Selepas dari tingkat provinsi dan sebelum berangkat mengikuti seleksi di tingkat nasional, mereka harus mengikuti pembekalan secara intensif selama dua tahap di LPMP Semarang. “Saya kira wajar kalau melihat usaha yang sangat maksimal dari seluruh Tim yang akan berangkat mengikuti seleksi di tingkat nasional dan didukung oleh do’a restu oleh seluruh elemen masyarakat Jawa Tengah”, tandas Drs. Kunto Nugroho HP, M.Si, sambil menambahkan bahwa Tahun 2010 ini Jawa Tengah sudah menorehkan 3 juara umum, masing-msaing pada Festifal dan Lomba Seni Siswa Tingkat Nasional, Jambore 1000 PTK PNF, dan Seleksi Guru, Kepala Sekolah, Pengawas Berprestasi dan Guru PLB Berdedikasi serta satu juara tiga yaitu pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional ( O2SN) dan juara dua Olimpiade Sain Nasional ( OSN ). Namun terkait dengan reward bagi mereka yang berprestasi, Drs. Kunto Nugroho HP, M.Si. berharap agar pimpinan wilayah setempat dapat memberikan fasilitasi dan pembinaan, sehingga mampu berkontribusi lebih optimal bagi upaya meningkatkan mutu pembangunan pendidikan di Jawa Tengah. (Sumber : Alal, Sekretariat Dinas Pendidikan Prov. Jateng.) dikutip dari www.pdkjateng.go.id
|